catatan kecil

June 7, 2009

Menjatuhkan Pilihan (egois atau tidak berpendirian…??)

Filed under: catatan — ningrum @ 6:42 am

Hidup selalu tentang pilihan. Dalam keseharian seringkali kita dihadapkan pada pilihan-pilihan, tidak hanya dua pilihan, seringkali pilihan itu lebih dari dua. Dan seringkali kita merasa bingung untuk memilih, yang ini atau yang itu, yang lama atau yang baru, yang besar atau yang kecil, yang murah atau yang mahal, dan banyak “yang-yang” lainnya. Ketika pilihan akhirnya dijatuhkan, kitapun terkadang masih ragu, benarkah pilihan kita?

Dalam menentukan pilihan, seringkali kita meminta pendapat orang kedua (kalaupun ada orang ketiga, keempat, kelima, keenam dan seterusnya…). Seringnya kita meminta pendapat kepada seorang teman. Dan si teman, ada yang langsung dengan yakin memilihkan untuk kita, ada yang malah mengembalikan pilihan kepada kita dengan segala ‘tambahan pertimbangan’ ini dan itu (yang membuat kita makin bingung ^_^).

Ketika pilihan bukan atas keinginan kita, dalam hal ini kita mendengarkan pendapat orang lain dan mengikutinya, apakah ini yang disebut dengan tidak berpendirian? Dengan segala pertimbangan ini dan itu dari beberapa orang, akhirnya dijatuhkanlah pilihan. Bagaimana pula jika pilihan itu sebagian besar atas pertimbangan dari orangtua? Mungkin kita akan berpikir, lebih baik mendengarkan pilihan orangtua karena mana ada sih orang tua yang menginginkan hal buruk untuk anaknya, jadi pilihan orangtua pastilah yang terbaik untuk anaknya (ini berlaku untuk semua hal lho). Ada juga yang berpikiran, kalau mendengarkan orangtua berarti kita patuh pada orangtua. Akan tetapi bagaimana kalau kita pun merasa kecewa dan menyesal dengan pilihan yang telah dijatuhkan atas pertimbangan orangtua tersebut? Seringkali kita menyalahkan orang lain untuk menutupi kekecewaan kita atas pilihan yang telah dijatuhkan.

Ketika pilihan benar-benar atas kemauan kita, apakah itu disebut egois? Mungkin tidak. Disebut egois jika ketika ada orang memberi pendapat kita sama sekali menolak untuk mendengarkan (hanya mendengarkan lho, bukan diminta mengikuti). Seringkali bahkan, kita menyesali pilihan yang telah kita jatuhkan untuk diri kita sendiri. Nah, kalau sudah begitu, tanggung sendiri akibatnya. Tidak ada celah untuk menyalahkan orang lain.

Terlepas dari apapun jenis pilihan yang ada, ketika pilihan sudah dijatuhkan (apakah pilihan berdasarkan pertimbangan orang banyak ataupun atas pertimbangan kita sendiri) maka kita harus berani menghadapi segala konsekuensinya. Tidak ada jalan untuk melihat ke belakang dan menyesalinya. Karena kalau kita menyesal berarti kita kurang bersyukur (atau malah tidak bersyukur sama sekali??). Walaupun hasil akhir pilihan tersebut buruk dan tidak sebagus yang diharapkan, kita tetap harus menerimanya. Dan yang paling penting jangan menyalahkan orang lain. Bagaimana jika hasil akhirnya masih bisa diperbaiki? Silahkan diperbaiki semampunya dan jangan memaksakan diri.

7 Comments »

  1. -Bagi muslim,jika bingung dalam memilih perkara-perkara yang cukup penting ada caranya yaitu dengan sholat istikharah,mohon petunjuk Allah Swt agar kita salah memilih.
    -Kalau milih baju,sandal jepit,singlet sih simple.
    -Maju terus dengan artikel2 bermanfaat lainnya
    -salam

    Comment by Abdul Cholik — June 7, 2009 @ 6:50 am | Reply

    • iya pak cholik, setuju… kalo artikel nya mah sehubungan milih2 yang simple.. gara-gara kemaren dipilihkan frame kacamata sama ibu, tapi ga sreg ma bentuknya. tapi… temen-temen ternyata bilang bagus ^_^

      Comment by ningrum — June 7, 2009 @ 7:13 am | Reply

  2. Duh…lagi milih apa nih mbak?? hehe..eh mbak makasih yah dah di link di blognya mbak..tar aku link juga deh blog mbak di blogku.

    Comment by zevyanz — June 7, 2009 @ 7:38 pm | Reply

    • milih yang simple aja zev, tapi ada korelasi juga ke milih-milih yang lain hehe… siip deh, ntar mbak berkunjung ke blog nya zev ^_^

      Comment by ningrum — June 8, 2009 @ 5:48 am | Reply

  3. ga terbaca smua nink….mataku uda mulai kunag2…

    tp bagus koq,byk y kasi komen

    btw dlm rangka ap ni milih2…tuk pasangan idooep ya..?

    Comment by trivalni — June 14, 2009 @ 12:04 am | Reply

    • hehe… si teteh ni. lain kali bacanya siang bolong ya, jadi ga ada kunang-kunang…
      milih-milih yang kecil-kecil aja ^_^

      Comment by ningrum — June 14, 2009 @ 12:25 am | Reply

  4. […] Pakdhe. Pakdhe pertama kali berkunjung dan memberi komentar pada 7 Juni 2009 di 2 tulisan saya: Menjatuhkan Pilihan (egois atau tidak berpendirian…??) dan Teruntuk ukhti tersayang. dan setelahnya saya banyak merujuk ke Pakdhe untuk mencari link teman […]

    Pingback by 1 tahun Catatan Kecil « catatan kecil — May 1, 2010 @ 10:56 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: