catatan kecil

August 6, 2009

terkendala

Filed under: catatan — ningrum @ 7:10 am

Request seorang sahabat masih menggantung, setengah jalan. Kesibukan mendadak cukup merepotkan saya akhir-akhir ini. Permintaan tolong beberapa teman dekat sulit untuk ditolak. Rasanya terlalu tega untuk mengatakan “maaf, saya tidak bisa”. Lagipula, ada kompensasi dari permintaan mereka (hehe…).

Yup, ini tentang ‘sampingan’ saya mengerjakan paper untuk teman-teman co-ass. Saya heran juga, kenapa permintaan masih mengalir, sementara saya sudah berada di stase terakhir yang cukup menyita waktu dan perhatian saya. Niat awal saya mengerjakan paper tersebut adalah mengisi waktu luang ketika dalam masa ‘penantian’ (baca: mengantri) untuk masuk stase terakhir, PH atau Public Health. Sebagian besar permintaan berasal dari teman-teman dekat, yang memang menginginkan saya untuk mengerjakan paper mereka. Sementara pemilik ‘job’ ini, Jimmy, sedang sibuk di stase Bedah; Thia dan Yoedi, juga sedang sibuk di stase PH seminggu diatas saya; Andre, sedang mengantri stase lain. Jimmy terkadang mengalihkan beberapa ‘job’ dia ke saya, dengan deadline yang benar-benar mematikan, 2-4 hari. Teteh, yang baru bergabung dalam APPP (kata Andre sih kependekan dari Asosiasi Pembuat Paper Pirngadi hihihi… padahal Teteh juga sama seperti saya, berusaha mengisi waktu luang, bukan berniat untuk bergabung), juga terkena imbas dari kesibukan Jimmy di Bedah. Jimmy mengalihkan satu ‘job’ nya ke Teteh dengan deadline 5 hari. Teteh protes ke Jimmy, karena judul paper tersebut cukup sulit, namun Jimmy dengan santai berkata, “Memang harus gitu Teh.. lihatlah hasil didikan kami, Ayu dan Ning. Mereka nyantai aja dengan deadline-nya”. Teteh langsung menjawab, “Eh, asal tau aja ya Jim, si Ning kemaren ngomel tuh ngerjain ‘Sudden Death’ yang deadline-nya 2 hari. Suka kali mepet gitu waktunya”. Hahahaha… iya sih, saya memang sempat ngomel, bukan karena tidak mampu mengerjakannya, tetapi lebih karena saya mengkhawatirkan hasil akhir yang kurang baik karena mengerjakannya dengan terburu-buru. Ayu juga kemaren sempat ngomel karena bahan-bahan yang susah sekali didapat.

Public Health, kata beberapa teman, stase ini sangat membosankan, bahkan ada teman yang mengatakan stase ini “menjijikkan” dengan wajah yang menyiratkan dia benar-benar merasa “jijik” (duh… saya jadi berpikir, “separah itukah?”). Tapi beberapa teman membesarkan hati dengan berkata, “Jalani saja, toh nanti terlewati juga…” hmm… baiklah…

So, back to the case, saya memohon maaf kepada sahabat yang request-nya masih saya pending. Bersabarlah…

Saya juga sebenarnya masih bingung dengan beberapa hal (mungkin banyak hal), dan berusaha menyusun kembali niat yang ada. Mudah-mudahan apapun yang saya kerjakan, bisa bermanfaat untuk orang lain… “khairunnas anfa’uhum linnas”  dukungan, kritik dan saran, selalu saya terima dengan tangan terbuka… ^_^

8 Comments »

  1. iyah teh…gak papa😀 santai saja..kerjakan yang menjadi prioritas dulu..tetep semangat yah…

    Comment by zevyanz — August 7, 2009 @ 10:21 pm | Reply

    • 🙂 thanks

      Comment by ningrum — August 7, 2009 @ 11:45 pm | Reply

  2. gpp lah bu. mengumpulkan uang buat modem dan laptop. bis itu beralih profesi😀

    Comment by Sarah — August 9, 2009 @ 11:35 am | Reply

    • kyaaaaaaaaaa…. kalo ni job buat beli modem n laptop sendiri bisa bertahun-tahun baru terbeli ra hehehe… apalagi mau alih profesi… bisa “dihajar” sama si Mama xixixixi…
      capek-capek dikuliahkan 6 tahun, malah berniat alih profesi.. cari profesi sampingan mungkin ra😀

      Comment by ningrum — August 9, 2009 @ 2:46 pm | Reply

  3. Saya pernah dimintai tolong oleh family untuk membuatkan disertasi. Saya katakan ” Lha wong saya nggak kuliah dibidang itu, gimana mau nyusun skripsimu tho nduk “.
    Saya sih bisa ngasih nasihat2 secara umum kepadanya yaitu :

    1. Mulai dengan niat ” Saya berniat untuk membuat skripsi agar pekerjaan ini bernilai ibadah ”
    2. Mulai blogwalking ke situs2 yang ada bahan sesuai untuk skripsi.
    3. Meninggalkan jejak di situs yang dikunjungi dengan komentar berbunyi ” Kalau ada artikel yang lebih lengkap tentang ” penanggulangan penyakit demam tidak berdarah “, kontak aku yeee”.
    4. Mulai menelanjangi tema dan merubahnya menjadi judul.
    5. Membuat kerangka awal
    6. Menulis draft awal “Pendahuluan “, atau apapun istilahnya.
    7. Ngeblog lagi.
    8. Ngeblog lanjutan.
    9. Menulis artikel lengkap
    10.Serahkan pembimbing
    11.Merevisi tulisan setelah mendapatkan koreksi dari pembimbing.
    12.Menjilidkan
    13.Menyerahkan paper kepada dosen
    14.Ngeblog lagi
    15.Kunjungi blognya Pakde Cholik
    16.Berdoa
    17.Selesai.

    Gampang tho mbuat paper,disertasi dan sejenisnya. Hanya 17 langkah karena pas menjelang 17 an.

    Salam hangat dari pakde di Surabaya.

    Comment by Pakde Cholik — August 14, 2009 @ 9:49 am | Reply

    • hehehe… iya pakdhe… nasihat umumnya oke tuh ^_^
      salam hangat kembali dari medan🙂

      Comment by ningrum — August 16, 2009 @ 4:33 pm | Reply

  4. dokter yaaa??
    iyah nda papa nin9rum,selesein ajah prioritasnya dulu **n9ewaklin yan9 alen:mrgreen:

    Comment by wi3nd — November 30, 2009 @ 10:36 am | Reply

    • udah selesai wi3nd… malah lagi bingung mau ngapain nih. mau rajin update, tapi miskin ide hehehe😀
      mau kerja, belum bisa😉
      thank you so much atas perhatiannya.. hiks hiks terharu jadinya🙂

      Comment by ningrum — November 30, 2009 @ 8:58 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: