catatan kecil

April 29, 2010

Prinsip Kemoterapi Kanker (III)

Filed under: Bedah,med papers — ningrum @ 12:15 pm
Tags: , ,

IV . Penggunaan klinis agen-agen sitotoksik

  1. Indikasi. Kemoterapi digunakan pada beberapa keadaan berikut:
    1. Untuk mengobati malignansi tertentu (lihat bagian IV.C.1)
    2. untuk mengurangi gejala pada pasien dengan kanker diseminata ketika keuntungan pengobatan potensial memperluas efek samping pengobatan
    3. Untuk mengobati pasien asimtomatik pada keadaan berikut ini:
      1. Ketika kanker agresif dan diobati (misal leukemia akut, kanker paru small cell)
      2. Ketika pengobatan terbukti menurunkan angka kekambuhan dan peningkatan interval bebas-penyakit atau peningkatan ketahanan hidup absolut (stadium C karsinoma kolon, stadium I atau II karsinoma payudara, sarkoma osteogenik)
    4. Untuk mengizinkan pembedahan kurang-merusak dengan pertama kali mengobati dengan kemoterapi saja atau dalam kombinasi dengan RT (sarkoma dan karsinoma anus, payudara, esofagus, dan laring)
  2. Kontraindikasi. Agen-agen kemoterapi secara relatif atau secara absolut dikontraindikasikan pada situasi berikut:
    1. Jika fasilitas tidak mencukupi untuk mengevaluasi respon pasien terhadap terapi dan mengawasi dan mengatur reaksi toksik
    2. Ketika pasien tidak mungkin bertahan lebih lama dibandingkan bahkan jika penyusutan tumor dapat dicapai
    3. Ketika pasien tidak mungkin bertahan cukup lama untuk mendapat keuntungan dari obat (misal pasien yang sangat lemah)
    4. Ketika pasien asimtomatik dengan pertumbuhan-lambat, tumor yang tidak dapat sembuh, dimana kasus kemoterapi harus ditunda sampai gejala membutuhkan keringanan.
  3. Respon tumor terhadap kemoterapi
    1. Dapat sembuh. Tumor yang secara potensial dapat sembuh dengan kemoterapi termasuk berikut:
      1. Kanker kanak-kanak (50% atau lebih): leukemia limfositik akut, limfoma non-Hodgkin, tumor Wilm, sarkoma Ewing, retinoblastoma, rabdomiosarkom
      2. Limfoma Hodgkin dan limfoma agresif tertentu (50% atau lebih)
      3. Karsinoma testis (75% atau lebih)
      4. Koriokarsinoma pada wanita (90% atau lebih)
      5. Leukemia akut dewasa, karsinoma ovarium (15% – 20%)
    2. Memperbaiki ketahanan-hidup. Tumor yang dengan kemoterapi memberikan perbaikan penting pada ketahanan hidup namun jarang kuratif termasuk berikut ini:
      1. Neuroblastoma (pada kanak-kanak)
      2. Limfoma non-Hodgkin agresif
      3. Kanker paru small cell
      4. Karsinoma payudara
      5. Sarkoma osteogenik
    3. Peringanan. Kemoterapi secara penting meringankan gejala dari beberapa tumor, meskipun efek pengobatan pada keberlangsungan hidup tidak diketahui atau tidak berarti. Contoh-contohnya adalah sebagai berikut:
      1. Limfoma non-Hodgkin (stadium rendah atau menengah)
      2. Leukemia kronik
      3. Mieloma multipel
      4. Karsinoma prostat
      5. Kanker kelenjar endokrin
    4. Respon kadang-kadang. Tumor dimana kemoterapi terkadang menghasilkan respon dan, dalam beberapa kasus, perbaikan menengah ketahanan hidup pada pengeluaran toksisitas menengah sampai berat termasuk berikut ini:
      1. Sarkoma jaringan lunak
      2. Kanker otak
      3. Karsinoma paru non-oat cell
      4. Karsinoma kepala dan leher
      5. Karsinoma sel transisional (kandung kemih)
      6. Melanoma maligna (dengan keterlibatan kulit atau nodus limfatikus)

10 Comments »

  1. https://nayrisahotspot.wordpress.com/

    Comment by nayrisa — April 30, 2010 @ 11:03 am | Reply

  2. Salam Takzim
    Tambah lagi pengetahuan saya duh senangnya bisa berkunjung di rumah bu Dokter
    Salam Takzim Batavusqu

    Comment by zipoer7 — April 30, 2010 @ 12:53 pm | Reply

    • alhamdulillah… salam pak isro🙂

      Comment by ningrum — May 1, 2010 @ 10:02 am | Reply

  3. saya gak ngerti tapi saya ingin komentar😀

    Comment by ian abuhanzhalah — April 30, 2010 @ 6:49 pm | Reply

    • ya ndak apa-apa… komentar yg banyak ya dek😛

      Comment by ningrum — May 1, 2010 @ 10:02 am | Reply

  4. 1. Sarkoma jaringan lunak
    2. Kanker otak
    3. Karsinoma paru non-oat cell
    4. Karsinoma kepala dan leher
    5. Karsinoma sel transisional (kandung kemih)
    6.
    7. Melanoma maligna (dengan keterlibatan kulit atau nodus limfatikus)
    itu no 6 nya blom hehe

    mbak komentari blog aku yang ada kaitannya sm psikologi dong.kan mbakku dokter ^^

    Comment by ian abuhanzhalah — May 4, 2010 @ 10:44 am | Reply

    • hahaha… maaf ya😀
      nanti di-edit deh😀

      Comment by ningrum — May 6, 2010 @ 4:33 pm | Reply

  5. Comment by Blue Kikuk Street Hooligans — December 29, 2011 @ 11:41 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: