catatan kecil

May 11, 2010

tanpa judul

Filed under: catatan,dari h@T! — ningrum @ 8:26 pm

saya jarang menuliskan pengalaman harian di sini. sudah lama saya memutuskan untuk menuliskan pengalaman harian saya di blog FS😀

hari ini, rencana tak terduga saya dan Ana akhirnya terwujud. sebenarnya kami merencanakan pergi jalan-jalan dan ngobrol, mungkin untuk yang terakhir kali, karena Ana akhirnya akan pulang ke Jakarta setelah 5 tahun tidak pulang. saya sedih, karena Ana adalah salah seorang sahabat dekat saya. memikirkan tidak bertemu Ana lagi untuk jangka waktu yang lama, jujur saja.. saya sedih..

walaupun rencana hari ini dadakan dan tempatnya tidak sesuai dengan rencana sebelumnya, saya tetap bersyukur. yang penting saya bisa pergi bersama Ana…

kami cuma pergi makan di daerah Mansyur dan singgah ke Pajak USU untuk mencari beberapa benda yang dibutuhkan. tidak bisa dikatakan enak dan nyaman dalam cuaca Medan yang sangat panas. tapi mungkin itulah kali terakhir kami pergi berdua sebelum Ana pulang.

yang mengejutkan adalah, saya bertemu dengan teman SD di Pajak USU. si teman langsung mengenali saya, sementara saya berpikir keras mengingat nama si teman (saya memang parah dalam hal ingat-mengingat teman lama, beberapa saja sih.. tidak semuanya).

ceritanya Ana mencari tempat yang menyediakan jasa printing, jadi tempat pertama yang kami temui langsung kami singgahi. saya menyuruh Ana masuk dan bertanya pada orang berbaju putih yang sedang berdiri. orang tersebut tampaknya menunjuk ke orang lain, dan Ana harus mengantri. jadilah saya berdiri di luar menunggu Ana. tak lama kemudian Ana memberi kode, saya menoleh, lalu Ana menunjuk ke orang berbaju putih yang tadi ditanyai pertama kali oleh Ana. saya bingung, “apa?”, begitulah kata saya, lebih kepada gerak bibir karena suara kami pasti tidak akan terdengar di tengah suara orang dan musik. dari gerak bibir Ana, saya akhirnya memahami kalau Ana berkata, “teman SD”, sambil menunjuk orang tadi. saya bingung, menoleh ke orang tadi, dan memandang wajahnya. saya mengerutkan kening, berpikir keras, “teman SD? siapa ya???”

saya akhirnya memutuskan masuk, mendekati Ana dan orang tersebut yang berdiri disebelahnya. Ana langsung berkata, “teman SD Kakak”, sambil kembali menunjuk orang di sebelahnya. saya menoleh pada orang tersebut, “maaf.. siapa ya??” tanya saya ragu. dia menjawab santai, “Oji”

waduh, Oji mana ya?, pikir saya sambil berusaha mengingat nama-nama teman SD. sepertinya tidak ada yang bernama Oji. nama panggilan mungkin???

saya bertanya lagi (masih bingung ), “maaf.. nama lengkapnya siapa?”, saya biasanya menghapal nama lengkap.

dia menyebut nama lengkapnya.

“oooo… iya iya.. maaf ya lupa”, begitulah akhirnya saya berkata. saya melihat lagi wajahnya. beda sekali dengan wajahnya waktu SD dulu, atau ingatan saya yang memang parah ya??

akhirnya kami sempat ngobrol sebentar sampai Ana selesai. lalu saya pun pamit pada teman saya tersebut.

setelah keluar dari tempat itu, Ana langsung bicara, “tadi dia langsung nunjuk Kakak, trus bilang ‘itu Ningrum kan?’, trus Ana bilang ‘iya’. Ana bingung, kok dia kenal sama Kakak, baru dia bilang ‘teman SD’, gitu katanya Kak”

duh, malunya saya.. si teman masih ingat wajah saya, sementara saya butuh waktu lama untuk bisa mengingat si teman tersebut. mana saya lupa nama panggilannya dulu, parah sekali..

saya juga pernah lupa dengan seorang teman SMP. dia menyapa saya di FB, saya benar-benar tidak bisa ingat wajahnya, hanya nama lengkap yang saya rasa pernah saya dengar dulu. sampai-sampai Ara, teman SMP saya juga, bilang begini, “ya ampuuuunn.. itu lho Ning, si ini yang dulu duduknya dekat si itu dan si anu”   hehe si Ara koq bisa inget sedetil itu yaa???

atau ketika pada tahun 2003 saya didatangi teman-teman SD ke rumah, saya melupakan sahabat dekat saya sendiri.. ada sekitar 5 orang yang datang ke rumah, dan hanya 1 yang saya lupa nama dan wajahnya, parahnya yang saya lupa adalah sahabat dekat saya dulu. masalahnya mungkin adalah apa yang saya ingat dari sahabat saya itu, rambutnya yang sepinggang dan selalu dikepang ekor kuda. jadi ketika dia datang berjilbab, rapi dan manis, saya bingung jadinya..

saya bukan sombong atau cuek, tapi saya memang sulit mengingat dengan tepat.. ada orang yang saya ingat nama lengkap dan kebiasaannya, tapi saya lupa wajahnya. atau ada teman yang saya ingat wajah dan kelakuannya tapi saya malah lupa namanya..

terlepas dari pertemuan dengan teman SD itu, sebenarnya saya sedih sekali jika mengingat harus berpisah dengan Ana. Ana bukan orang yang terbuka dan blak-blakan dengan perasaannya. tapi bisa memahami Ana dan bersahabat dengannya adalah sebuah anugerah bagi saya. mungkin saya bukan satu-satunya orang yang akan kehilangan Ana. tapi mungkin saya akan merasa sangat kehilangan dia. ya… benar.. saya merasa sangat kehilangan…

saya ingat pernah membuat tulisan tentang Ana disini

beberapa potong kalimat akan saya tuliskan kembali:

Sahabat…

Terima kasih untuk semua yang telah kita lakukan bersama…

Terima kasih untuk saat-saat yang berharga dan istimewa…

Terima kasih untuk kesediaanmu berjalan di sisiku selama ini…

Mengenalmu di dalam hidupku akan selalu aku syukuri…

(untukmu gadis paling lugu yang pernah aku kenal ^_^  …  tetaplah menjadi dirimu apa adanya… karena engkau selalu istimewa)

9 Comments »

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Hampir sama dengan saya, tuh. Punya penyakit kurang bisa mengingat teman2 lama yang lama gak ketemu.
    hehehehe

    Comment by alamendah — May 11, 2010 @ 9:01 pm | Reply

    • iya mas alam.. penyakit pelupa ini memang parah sekali..

      jadinya kan kita malu kalau si teman mengingat kita dengan jelas, tapi kita sama sekali ga ingat dengan dia😀

      Comment by ningrum — May 12, 2010 @ 5:44 am | Reply

  2. Bundo bisa rasakan bahagianya Ning punya sahabat seperti Ana.. walaupun ia sekarang jauh, yang penting Ning senantiasa doakan ia sehat dan bahagia selalu.

    jauh di mata dekat di hati🙂

    Comment by nakjaDimande — May 11, 2010 @ 9:37 pm | Reply

    • iya Bundo.. sekarang ning cuma bisa mendoakan saja dari jauh..

      *sahabat akan selalu dekat di hati kita Bun🙂

      Comment by ningrum — May 12, 2010 @ 5:45 am | Reply

  3. kalau wajahnya cantik mah gampang diingatnya wkwkwkw

    Comment by ian abuhanzhalah — May 12, 2010 @ 3:58 am | Reply

    • yang penting diingat tuh kebaikannya ke kita😛

      wajah atau fisik mah relatif.. bisa aja berubah kan?

      Comment by ningrum — May 12, 2010 @ 5:47 am | Reply

      • katanya wow dulu mbak ning cantik..
        sekarang tambah cantik..
        dah ada yang punya blom ya hahaha

        hihi.. itu rahasia dong dek😛

        Comment by ian abuhanzhalah — May 13, 2010 @ 10:43 pm

  4. Semua pasti ada perubahan hanya saja lebih baik berubah ke arah dan wajah yang lebih baik😀

    Comment by Bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net — May 13, 2010 @ 3:43 pm | Reply

    • insya Allah, amiin🙂

      Comment by ningrum — May 13, 2010 @ 7:21 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: