catatan kecil

September 1, 2010

convergence paralysis

Filed under: Mata,med papers — ningrum @ 7:48 pm

PENDAHULUAN

Mata berhubungan erat dengan otak, dan sering memberi petunjuk-petunjuk diagnostik penting untuk berbagai gangguan susunan saraf pusat. Memang, saraf optikus adalah bagian dari susunan saraf pusat. Penyakit intrakranium sering menyebabkan gangguan penglihatan karena adanya kerusakan atau tekanan pada salah satu bagian dari jalur optikus. Saraf-saraf kranialis III, IV, dan VI, yang mengontrol gerakan otot-otot okular, mungkin terkena, dan saraf V dan VII juga berhubungan erat dengan dengan fungsi mata.(1) (more…)

November 15, 2009

Melanoma Iris

Filed under: Mata,med papers — ningrum @ 7:00 am

PENDAHULUAN

            Melanoma ganas intraokular terjadi pada kira-kira 0,02 – 0,06 % dari seluruh populasi penderita mata di Amerika Serikat. Lokasinya hanya di uvea dan merupakan tumor ganas intraokular yang paling sering dijumpai diantara penduduk kulit putih. Umur rata-rata penderita melanoma ganas adalah 50 tahun. Sebagian besar adalah unilateral. 85% terdapat di koroid, 9% di badan siliar, dan 6% di iris. (more…)

July 5, 2009

Dendritic Ulcer

Filed under: Mata,med papers — ningrum @ 11:48 am

PENDAHULUAN

          Ulkus dendritik merupakan lesi paling khas pada keratitis herpes simpleks. Ulkus ini terjadi pada epitel kornea, memiliki pola percabangan linear khas dengan tepian kabur, memiliki bulbus-bulbus terminalis pada ujungnya. Pemulasan fluoresein memudahkan melihat dendrit, namun sayangnya keratitis herpes dapat juga menyerupai banyak infeksi kornea lain dan harus dimasukkan dalam diagnosis diferensial pada banyak lesi kornea.(1)

  (more…)

June 29, 2009

Glaukoma Neovaskuler

Filed under: Mata,med papers — ningrum @ 6:23 pm

PENDAHULUAN

          Glaukoma ditandai oleh meningkatnya tekanan intraokular yang disertai oleh pencekungan diskus optikus dan pengecilan lapangan pandang. Pada sebagian besar kasus, tidak terdapat penyakit mata lain (glaukoma primer). Glaukoma sudut terbuka primer, bentuk tersering, menyebabkan pengecilan lapangan pandang bilateral progresif asimtomatik yang timbul perlahan dan sering tidak terdeteksi sampai terjadi pengecilan lapangan pandang yang ekstensif.1

(more…)

Central Serous Chorioretinopathy

Filed under: Mata,med papers — ningrum @ 6:08 pm

Retinopati serosa sentral merupakan kelainan pada makula lutea berupa penimbunan cairan yang mengakibatkan edema makula. Retinopati serosa sentral terutama terdapat pada dewasa muda. Laki-laki lebih banyak terkena dibanding wanita terutama yang sedang menderita stress berat, dimana tajam penglihatan akan turun secara mendadak dengan terdapatnya skotoma sentral dengan metamorfopsia.(1)

(more…)

Create a free website or blog at WordPress.com.